Skip to main content

Konfigurasi DNS (Bind9) di Debian

Konfigurasi DNS (Bind9) di Debian

Di Debian, kita akan menemukan yang namanya DNS atau dengan Bind9 (Di Debian). Awal langkah untuk mengkonfigurasinya yaitu dari IPCONFIG interfaces, DHCP, dan akhirnya ke Bind9.



Pengertian DNS

DNS adalah singkatan dari Domain Name System yang merupakan sebuah sistem untuk menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.
DNS biasanya digunakan sebuah Layanan Nama Domain untuk menyelesaikan permintaan untuk nama-nama website menjadi alamat IP untuk tujuan menemukan layanan komputer serta perangkat di seluruh dunia. DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).



Instalasi Bind9 di Debian

Ketiklah 


apt-get install bind9

masukkan DVD Binary 1 terlebih dahulu sebelum mengetik.










Konfigurasi DNS

Install Bind9 terlebih dahulu dengan command 

Apt-get install bind9


1. Setting Network Interfaces terlebih dahulu



saya mengubah network address menjadi 197.34.1.1 dan netmask 255.255.255.0 atau dengan prefix 24


2. Setting DHCP



Ubah subnet menjadi 197.34.1.0 (ubah angka terakhir IP Debian menjadi 0) dan netmask 255.255.255.0.
Ubah option domain-name-servers menjadi IP Debian yaitu 197.34.1.1
Ubah option domain-name menjadi "xitkj3yoga.com".
Ubah option routers menjadi IP Debian yaitu 197.34.1.1
Ubah option broadcast-address menjadi 197.34.1.255 (ubah angka terakhir menjadi 255)


3. masuk ke bind






4.konfigurasi named.conf







lalu tambahkan yang sudah di tandakan warna kuning


5. Lalu Copy kan file db.127 dan file db.local menjadi db.197 dan db.xitkj3yoga





6. Lalu ketik ls di Debian untuk mengecek directory yang sudah di copy






jika sudah ada db.197 dan db.xitkj3yoga berarti sudah benar


7. Lalu konfigurasi db.nama dengan menggunakan command nano db.xitkj3yoga




Ubah menjadi yang sudah di tanda kuning


8.konfigurasi db.197 dengan menggunakan command nano db.197



ubah menjadi yang sudah di tanda kuning


9. lalu konfigurasi resolv.conf dengan menggunakan command nano /etc/resolv.conf







ketik nameserver dengan IP Debian
dan ketik search dengan domain kita




10. lalu ketik nslookup
















  

Comments

Popular posts from this blog

Instalasi & Konfigurasi Remote Server di Debian (SSH)

1. Pertama tama kita akan menginstalasi Remote Server di Debian atau SSH, Pertama yang harus kita lakukan adalah mengetik apt-get install SSH di Debian dengan menggunakan Super User

Konfigurasi Mail Server telnet

Konfigurasi Telnet Mail Server Hal yang pertama harus kita lakukan adalah konfigurasi IP di debian, semisal kita gunakan IP 10.10.10.1 dan dengan domain mail.nevtik.net. Selanjutnya kita akan mulai konfigurasi Mail Server dengan menginstall paket postfix, courier-imap dan courier-pop yang dimulai dari CD3. Jangan lupa untuk scan cd dengan apt-cdrom add, jika diminta untuk memasukan CD1 masukan. Jika sudah selesai maka akan muncul sebuah tampilan dengan latar belakang berwarna biru enter OK dan pilih internet site, pada system mail name sebelum diubah berisikan sebuah hostname debian tetapi kita ubah menjadi mail.nevtik.net sesuai dengan nama domain yang dibuat  Selanjutnya yaitu kita instal paket laiinya yang membantu dalam pengiriman pesan yaitu courier-imap dan courier-pop dengan perintah  apt-get install courier-imap courier-pop  jika muncul popup untuk directories web based pilih yes. Jika install sudah selesai kemudian membuat direktori untuk ma...

Debian Samba

Samba Samba server adalah suatu layanan sharing data antara Linux dan windows. Fungsi dari samba adalah sebagai penyedia layanan sharing berbagai data di linux untuk bisa diakses oleh client-client windows untuk saling bertukar data satu sama lain antara server dan client. Samba server sangat berperan penting dalam melakukan file sharing, terlebih dalam jaringan yang menggunakan sistem operasi berbeda dengan Linux, khususnya untuk system operasi Windows. Tidak seperti protocol ftp, protocol samba ini hanya digunakan untuk file sharing sekala kecil (Jaringan Lokal). Sumber :  http://mastahdebian.blogspot.com/2018/07/konfigurasi-samba-server-linux-debian-7.html Cara Konfigurasi : 1. Install Samba   apt-get install samba 2. Buat direktori untuk sambas nya mkdir /home/smkn13/sharingfolder 3. Konfigurasi Samba direktori 4. Konfigurasi samba Ketik ini dibagian paling bawah ...