Skip to main content

Konfigurasi DHCP di Debian

Konfigurasi DHCP di Debian

Ada cara cara untuk mengkonfigurasi DHCP di Debian yaitu:

1. ketik "nano /etc/network/interfaces" di Debian




2. Saat sudah tekan enter, konfigurasi lah Network Debiannya









Konfigurasilah address, contohnya disini saya akan memasukkan address dengan IP 199.200.201.35 dengan netmask 255.255.255.0
kemudian tekan CTRL + X lalu tekan Y lalu tekan enter.

3.Lalu restart lah Network dengan mengetik "service isc-dhcp-server restart








4. Kemudian install DHCP server di Debian dengan mengetik "apt-get install dhcp3-server"








5. lalu masuklah ke konfigurasi DHCP dengan mengetik "nano /etc/dhcp/dhcpd.conf"





6. Kemudian Konfigurasilah DHCP Debiannya

Carilah teks yang berawalan "A slightly", saat sudah ketemu hapuslah ikon pagar di awal subnet, range, option domain-name-servers, option domain-name, option routers, option broadcast-address, default-lease-time, dan max-lease-time.

Lalu Konfigurasi subnet dengan address yang telah diatur di interfaces Debiannya, tetapi ganti digit terakhir IP dengan angka 0, Misal saya memasukkan 199.200.201.35 sebagai IP Debian saya, sekarang saya memasukkan 199.200.201.0 sebagai Subnet DHCP saya.
Kemudian masukkan netmask yang sama dengan yang telah diatur di interfaces, 255.255.255.0
Lalu, masukkan range, disini saya memberikan range dari 199.200.201.20 - 199.200.201.40
Kemudian, masukkan option domain-name-servers sama dengan IP yang sudah diatur di Debian yaitu 199.200.201.35
Lalu, masukkan option domain-name dengan nama sendiri dan diakhiri dengan '.org', contohnya yoga.org
Kemudian, masukkan option routers dengan IP yang sama di Debian yaitu 199.200.201.35
Lalu, masukkan option broadcast-adress dengan IP yang sama di debian tapi ubah angka terakhir di IP menjadi 255 contohnya, 199.200.201.255
Kemudian masukkan default-lease-time dengan 600
dan masukkan max-lease-time dengan 7200

Lalu tekan CTRL + X lalu Y lalu enter.

7. Restart DHCP Servernya dengan mengetik "restart service dhcp-server"





8. Setting IP automatically di Client, contohnya saya menggunakan Windows XP sebagai Client.





Pilih Obtain an IP Address automatically














9. Lalu klik "Detail"  

Lalu cek IP, Subnet Mask, Default Gatewaynya. Jika IP nya diantara 199.200.201.20 - 199.200.201.40 dan Subnetnya 255.255.255.0 dan Default Gatewaynya 199.200.201.35 itu sudah benar dan selesai


















Comments

Popular posts from this blog

Instalasi & Konfigurasi Remote Server di Debian (SSH)

1. Pertama tama kita akan menginstalasi Remote Server di Debian atau SSH, Pertama yang harus kita lakukan adalah mengetik apt-get install SSH di Debian dengan menggunakan Super User

Konfigurasi Mail Server telnet

Konfigurasi Telnet Mail Server Hal yang pertama harus kita lakukan adalah konfigurasi IP di debian, semisal kita gunakan IP 10.10.10.1 dan dengan domain mail.nevtik.net. Selanjutnya kita akan mulai konfigurasi Mail Server dengan menginstall paket postfix, courier-imap dan courier-pop yang dimulai dari CD3. Jangan lupa untuk scan cd dengan apt-cdrom add, jika diminta untuk memasukan CD1 masukan. Jika sudah selesai maka akan muncul sebuah tampilan dengan latar belakang berwarna biru enter OK dan pilih internet site, pada system mail name sebelum diubah berisikan sebuah hostname debian tetapi kita ubah menjadi mail.nevtik.net sesuai dengan nama domain yang dibuat  Selanjutnya yaitu kita instal paket laiinya yang membantu dalam pengiriman pesan yaitu courier-imap dan courier-pop dengan perintah  apt-get install courier-imap courier-pop  jika muncul popup untuk directories web based pilih yes. Jika install sudah selesai kemudian membuat direktori untuk ma...

Debian Samba

Samba Samba server adalah suatu layanan sharing data antara Linux dan windows. Fungsi dari samba adalah sebagai penyedia layanan sharing berbagai data di linux untuk bisa diakses oleh client-client windows untuk saling bertukar data satu sama lain antara server dan client. Samba server sangat berperan penting dalam melakukan file sharing, terlebih dalam jaringan yang menggunakan sistem operasi berbeda dengan Linux, khususnya untuk system operasi Windows. Tidak seperti protocol ftp, protocol samba ini hanya digunakan untuk file sharing sekala kecil (Jaringan Lokal). Sumber :  http://mastahdebian.blogspot.com/2018/07/konfigurasi-samba-server-linux-debian-7.html Cara Konfigurasi : 1. Install Samba   apt-get install samba 2. Buat direktori untuk sambas nya mkdir /home/smkn13/sharingfolder 3. Konfigurasi Samba direktori 4. Konfigurasi samba Ketik ini dibagian paling bawah ...